Terdapat Makna Tersembunyi di Balik Suatu Hal

A Week Long Journey Resensi Novel Altami N.D. A Week Long Journey Novel yang berjudul A Week-Long Journey ini bercerita tentang seseorang ya...

A Week Long Journey
Resensi Novel Altami N.D. A Week Long Journey

Novel yang berjudul A Week-Long Journey ini bercerita tentang seseorang yang bernama Lina Budiawan, atau biasa disapa Ling-Ling. Lina baru saja lulus SMA dan melanjutkan kuliah di IPB melalui jalur SNMPTN. Lina mengambil jurusan peternakan karena desakan dari orang tuanya untuk melanjutkan bisnis keluarga, beternak ayam.Namun Lina sama sekali tidak tertarik dengan apa itu peternakan. Ia tidak suka dengan hal-hal berbau kandang, ayam, telur, dan semua hal tentang beternak. Lina jarang sekali atau bahkan tidak pernah pergi ke kandang untuk membantu orang tuanya beternak. Lina justru ingin menjadi novelis, bukan peternak seperti yang papa mamanya inginkan. Bahkan Lina sudah dalam tahap menggarap novel walaupun secara sembunyi-sembunyi.Inilah konflik pertama yang disajikan dalam novel tersebut. Bagaimana pilihan seorang anak untuk melanjutkan pendidikan dengan apa yang diinginkan tapi tidak disetujui oleh orang tuanya. Lina ingin sekali menjadi novelis. Ingin sekali menulis sebuah buku hingga bukunya terpajang rapi di antara rak-rak toko buku. Namun orang tua Lina justru memilih peternakan karena beternak dianggap memiliki hasil yang pasti daripada sekedar menjadi penulis.

"Money can't buy happiness, Ma," jawab Lina, klasik."Money can buy Mercedez Benz, travelling, Gucci, and big house, Ling," kata mamanya..... (hlm. 130)

Lina merasa didesak dan selalu dipaksa. Keinginannya untuk masuk jurusan sastra dan menjadi novelis benar-benar kuat. Konflik batin selalu muncul dalam benak Lina. Seakan tekadnya untuk menjadi penulis begitu kokoh..

.."Semua orang memang menungguku berbuat kesalahan. Abaikan saja, siapa tahu bisa jadi sesuatu yang bisa diceritakan. Katakan saja bahwa mengejar impian dan passion di bidang yang sama sekali berbeda dengan keluargamu itu salah satu perjuangan bodoh dan sia-sia. Tapi akan aku buktikan kalau itu salah!" (hlm. 9)

Untuk mengisi waktu libur, mama papa memberikan Lina perjalanan liburan ke Hong Kong selama seminggu. Selama seminggu di Hong Kong, Lina akan bertemu dua konflik baru. Yakni bertemu dengan Chen Zhang dan Dewi anak Pak Yusmandi.Lina ingin sejenak melupakan kuliah, jurusan peternakan, kandang, dan sebagainya. Ia ingin bersenang-senang di Hong Kong. Terutama di negara ini terdapat banyak hal baru yang awalnya Lina lihat di internet. Semua yang ia lihat bisa menjadi bahan untuk cerita novel.Sayangnya, Samko Tour yang melayani keberangkatan rombongan Lina ke Hong Kong merupakan para peternak unggas mitra bisnis pabrik pakan Jaya Raya, seperti papa Lina. Jadi dapat dibayangkan obrolan sepanjang tur ini adalah seputar kandang, ayam, dan beternak.Selama tur, Lina mengira bahwa dirinya tidak memiliki teman. Mengingat Dewi dan Rita, dua gadis yang sebaya dengannya justru tidak suka dekat-dekat dengan Lina. Belum lagi rombongan tur ini didominasi oleh orang berumur. Beruntunglah masih ada Chen Zhang yang bisa menjadi teman jalan. Walaupun usia mereka beda beberapa tahun.Chen Zhang memiliki hobi dan kemampuan di bidang fotografi. Di sini ia mampu menjelaskan tentang filosofi fotografi itu seperti apa dan bagaimana ia begitu menyukainya. Secara tak sadar, filosofi tersebut berhubungan dengan konflik Lina dengan orang tuanya masalah jurusan. 

"Dari lensa ini, kamu bisa melihat pemandangan yang nggak bisa dilihat orang lain. Hal-hal sederhana yang mungkin terlewat" (hlm. 92) 

"Dari sudut pandang yang lain, sesuatu yang sederhana bisa tampak lebih indah...." (hlm 92)

"Banyak hal baru yang akan kita lewatkan kalau kita cuma stuck di satu poin, stuck dimana dengan pandangan seperti orang-orang kebanyakan. Kadang orang-orang terlalu mudah menyerah untuk mencari makna yang tersembunyi di balik suatu hal....." (hlm 93)

Di dalam novel ini juga disajikan konflik pertemanan. Lina yang merasa baru pertama kali bertemu Dewi tapi Dewi seakan begitu membencinya. Dari sini akan disajikan suatu alur yang nantinya akan membuktikan bahwa membenci terlalu berlebihan itu tidak baik. Penulis seperti ingin menyelipkan nasehat dibalik cerita yang disajikan. Tak lupa cerita novel ini dipermanis dengan kisah cinta Lina yang baru namun tidak mengganggu garis besar dari inti cerita.Belum lagi mengenai makna tersembunyi yang diketahui Lina sehingga membuatnya mampu berubah haluan dan cara pikirnya.

Apa saja yang dialami Lina selama seminggu di Hong Kong? Bagaimana kuliah Lina selanjutnya? Novel ini berisi cerita dengan alur yang mengalir disertai nasehat-nasehat tentang kehidupan yang terselip dalam cerita. Titik klimaks yang seru serta akhir kisah tak terduga dalam penyelesaian konflik akan membuat pembaca penasaran.

Berikut spesifikasi novel A Week-Long Journey:
Penulis : Altami ND
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Terbit : 2015
Tebal : 255 halaman
Dimensi : 13.5 x 19.5 cm

Hasil jepretan sendiri.



You Might Also Like

1 komentar