Ketika Semangat Ngeblog Muncul

Entah apa yang terjadi, namun akhir-akhir ini saya merasa bahwa semangat saya untuk menulis di blog muncul lagi. Mungkin setelah mengalami l...

Entah apa yang terjadi, namun akhir-akhir ini saya merasa bahwa semangat saya untuk menulis di blog muncul lagi. Mungkin setelah mengalami lonjakan pengunjung.

Hari ini saya menulis cerita di bacaanmenarikku.com dengan judul "Pacar Tidak Balas Chat? Berasa Udah Kiamat". Cerita yang berdasarkan pengalaman kemarin karena membantu orang. Haha. Mungkin juga masuk dalam fenomena sehari-hari.

Menulis sudah menjadi gaya hidup saya sejak lama. Apalagi jika tulisan tersebut bisa dibaca orang. Ya itu yang membuat semangat. Yaitu tulisan karya sendiri yang bisa dibaca banyak orang. Siapa yang gak seneng coba?

Awalnya, saya mengenal blog setelah tahu bagaimana cara mengakses internet. Dari internet, saya berkenalan dengan Wordpress. Merasa lucu aja dengan suatu media di internet yang menyediakan fasilitas share post dan bisa dibaca dan diakses
banyak orang. Merasa klop aja satu sama lain. Hehe. Belum lagi daya tampung tulisannya juga besar. Apapun bisa ditulis, disimpan, dan ditampilkan di blog. Rasanya itu... seperti menemukan dunia saya. Sempet berkenalan dengan Blogger sih. Tapi gak cocok! Lebih enak pakai Wordpress.

Lambat laun, semua berubah semenjak facebook menyerang. Sekitar setahun (antara tahun 2009 sampai 2010) saya aktif ngeblog. Rasanya seperti ingin menulis dan membagikan apapun di blog. Tapi semenjak perkenalan saya dengan facebook, blog wordpress saya jadi terbengkalai. Facebook saat itu di mata saya memiliki daya tarik tersendiri. Bisa add friend, komen sana-sini, apdet status, dan semuanya. Semacam media yang bisa membagikan sesuatu selain blog. Saat itu saya yang masih SD jadi lebih condong mainan facebook daripada ngeblog. Padahal waktu itu masih tahun 2010. Bayangkan seperti apa tampilan facebook di zaman itu.

Alhasil, saya menulis sedikit asal-asalan di blog. Sekaligus belajar gaya menulis. Tapi seperti menulis tanpa rasa dan niat. Hanya sekedar berbagi cara ini itu supaya bermanfaat bagi pembaca. Atau sekedar menulis informasi yang menurut saya penting untuk disimpan di blog biar tidak lupa. Dengan intensitas ngeblog yang tidak setiap hari, untuk masa SMP, saya cukup sering ngeblog. Paling tidak vlog saya sedikit kopen. Hehehe.

Baru ketika SMA, segalanya berubah ketika cinta menyerang #eh. Saya sama sekali tidak posting apapun di blog. Bahkan sekedar menengok blog pun tidak pernah. Saya biarkan saja. Tanpa sadar pun, pengunjung juga makin banyak saja. Dulunya saya amat menunggu sebuah komentar, sekarang komentar itu banyak sekali yang tidak saya baca ataupun balas. Dulunya saya berharap sekali tulisan-tulisan saya dibaca oleh banyak orang, sekarang sudah banyak yang membaca tapi saya tidak memedulikannya. Dulunya saya ingin sekali blog saya mendapat banyak kunjungan perhari. Setelah itu semua saya dapatkan, saya justru tidak aktif ngeblog. Hmmmm alangkah ruginya.

Sekarang? Saya sudah berevolusi. Maksudnya revolusi pemikiran. Yaps! Saya akan lebih aktif ngeblog. Entah menulis apa saja yang penting adalah menulisnya. Saya sudah bersemangat ngeblog sekarang. Entah karena sudah punya domain sendiri atau sudah dapat apply dari WordAds #eh. Jangan-jangan semangat buat dapat uang ya? Entahlah. Intinya, saya semangat sekarang! :D Lagian sayang blog sudah memiliki rating bagus gitu ditinggalkan begitu saja. :(

Semangat sih oke. Tapi jangan terlalu semangat. Kadang saya saking semangatnya ingin dalam sehari menulis lebih dari satu postingan. Apdet tulisan sih oke. Tapi kalau keseringan menulis nanti mutunya akan dipertanyakan. Semacam kalau sering-sering hasilnya kurang maksimal. Idenya jadi kurang greget.
....

You Might Also Like

0 komentar