Betapa Labilnya

Agustus 16, 2016

Kemarin, saya sempat dilema mau diapakah kedua blog saya. Antara yang lama dan yang baru jadi semakin bingung mau meladeni yang mana. Belum lagi kedua blog saya tidak memiliki visi dan misi konten yang jelas. Istilahnya, hanya sekadar menulis saja sih. Hehe.

Saya sempat berkonsultasi dengan Abah. Walaupun saya tahu hasilnya nihil sekali. Saya bicara ini itu tentang blog, Abah hanya manggut-manggut seakan mengerti tapi nyatanya blas. Akhirnya saya membuat keputusan cepat yaitu meninggalkan Blogger dan fokus di Wordpress saja. Sempat deactive di Blogger selama beberapa hari. Sebelumnya sudah mengekspor data-data tulisan dari Blogger ke Wordpress yang hasilnya menjadi berantakan sana sini. Terus pada akhirnya nyesel sama keputusan sendiri. Tapi saya hanya bergumam. Karena segalanya sudah terlambat. Blogspot sudah mati, saya bisa apa?


Baru kemarin saya iseng membuka Blogger. Ternyata oh ternyata, blog yang dihapus masih belum benar-benar terhapus. Semacam nonaktif sementara seperti di Facebook. Bedanya, di Blogger ada konfirmasi ulang untuk meyakinkan apakah memang benar-benar dihapus atau tidak. Beruntung saya belum mengonfirmasi pernyataan tersebut. Jadi saya menghidupkan blog ini lagi. Yaaay!

Dari sini saya berpikir bahwa mengambil keputusan itu gak gampang. Meskipun yang saya alami adalah hal sepele, tapi masih bisa diambil pelajaran. Baru hal sepele aja sudah bingung dengan pengambilan keputusan. Apalagi kalau masalah-masalah besar? Pemikiran-pemikiran jeli dibutuhkan ketika kita akan memutuskan sesuatu. Dipikir terlebih dahulu risiko dan konsekuensi yang barangkali akan terjadi jika kita memutuskan hal tersebut. Terlebih lagi diperlukan analisa mengenai keputusan yang diambil dari sebelum dan sesudahnya. Beda sekali dengan saya yang suka mengambil keputusan sembarangan tanpa pikir panjang terlebih dahulu. Misalnya beli sesuatu. Biasanya asal beli tanpa pikir panjang. Ujung-ujungnya menyesal. Blog juga seperti itu. Entahlah. Saya masih anak-anak yang belajar dari kelabilan. Hehe

Sekarang saya masih bingung soal status blog ini. Masalahnya semua konten dalam blog ini sudah ada di blog saya yang lain. Entahlah apa hukuman dari Google jika mereka meengetahui adanya duplikat konten seperti ini. Yaps, semoga saya bisa terus menerus belajar tanpa henti.

You Might Also Like

0 komentar