Prasasti Cinta

Juni 27, 2017

tumblr_nye8zdmeay1ufmvkqo1_500

Ada sebuah prasasti yang terungkap dari salah satu sudut kehidupanku. Tentang isi hatiku pada masa lampau. Jikalau ditanya kini, ukiran-ukiran pada prasasti itu sudah pudar termakan usia. Nyaris tanpa bekas antara setiap kata yang merangkai segala sejarah. Butuh kesungguhan lebih untuk menilik kembali apa isi prasasti itu. Entahlah. Satu-satunya harapan yang bisa kau ketahui dari prasasti masa laluku barangkali hanyalah berupa nama-nama seseorang. Tentang nama-nama itu, ukirannya masih sangat jelas. Tiap bentuk hurufnya masih kokoh terlihat.



Sengaja aku mengingat lekat nama-nama itu. Hanya nama, tidak dengan cerita yang mengiringi setiap nama dari mereka yang memang sudah sengaja kupudarkan. Aku menghargai setiap dari mereka yang ditakdirkan untuk bertemu denganku. Dari pertemuan itu, ada pelajaran-pelajaran berharga yang membuatku bisa sekokoh sekarang. Kadang, aku menyelipkan nama mereka dalam setiap lirik doaku di kala sunyi. Inilah wujud terima kasihku atas mereka yang telah turut menghiasi hidupku menjadi suatu kesatuan yang terasa indah. Meski itu hanya sementara.

Menghias? Barangkali aku hanya bercengkerama dengan angan. Selama ini, aku hanya sebatas bertemu dengan mereka. Segalanya hanya tentang pertemuan. Tidak ada tentang mereka yang menghiasi segala sudut hidupku. Pun kehadiran mereka yang selalu menemani setiap langkahku menuju masa depan. Hanya tentang pertemuan. Lalu, mereka pergi begitu saja menemui apa yang mereka pilih. Pada akhirnya, tinggal aku sendiri

Paling tidak, dari mereka, aku bisa merasakan betapa indahnya jatuh cinta. Lalu betapa pedihnya patah hati.

Juga, berharap pada manusia rupanya adalah suatu kesalahan.

Credit picture from here.

You Might Also Like

0 komentar