Cita-cita

November 08, 2017

Gambar dari www.snugsocial.com

Beberapa hari yang lalu, saya sempat stalking blog salah seorang sahabat. Ketika membaca satu per satu tulisan yang baru saja diunggah, saya menemukan satu tulisan yang menarik di blognya. Tulisan tersebut berisi tentang target yang ingin ia capai dalam 3 tahun ke depan. Sahabat saya juga menulis apa saja yang akan dia lakukan dalam kurun waktu 3 tahun tersebut demi merealisasikan cita-citanya. Cita-citanya adalah ingin menjadi pebisnis sukses dengan omzet jutaan perbulan. Saya sebagai pembaca sekaligus sahabatnya mengamini apa yang ia cita-citakan.

Dari situ, saya tergugah untuk melakukan hal yang sama. Saya terinspirasi dengan sosoknya yang begitu yakin dan berani mengatakan apa yang ingin ia cita-citakan. Saya juga suka dengan cita-citanya sebagai pebisnis atau bussiness woman dalam istilah bahasa inggris karena sahabat saya ini adalah perempuan. Jujur, saya juga ingin berbisnis seperti apa yang dilakukan sahabat saya ini. Saya sudah memikirkan tentang rencana bisnis pada awal kuliah di tengah kesibukan sebagai mahasiswa baru dengan tugas ospek dan kuliah yang bejibun. Ingin rasanya menjadi anak kuliahan dan bisa memiliki penghasilan mandiri. Tapi, rencana saya terhalang oleh restu orang tua. Ibuk saya tidak mengizinkan saya untuk mencari uang dan beliau menyuruh saya untuk fokus belajar saja. Saya mengiyakan walau pada dasarnya saya benar-benar ingin mencoba sesuatu yang baru seperti menjadi pedagang.

Sahabat saya ini berbeda. Ia sudah mendapat restu dari orang tuanya. Jadi, ia sudah memulai usaha sejak awal masuk kuliah dan bisnisnya mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Hal ini bisa dilihat dari hasil yang ia peroleh ketika sharing masalah bisnisnya dengan saya. Saya juga ingin mencoba bisnis. Saya ingin merasakan bagaimana mencari uang sendiri. Namun apa daya jika orang tua sudah melarang maka ibarat hidup yang tidak mungkin berjalan tanpa restu orang tua. Akhirnya saya memutar otak dan menemukan ide baru-baru ini bagaimana saya dapat menghasilkan uang namun tanpa menjadi pedagang seperti sahabat saya ini.

Saya menemukan ide pengembangan blog dengan penghasilan melalui periklanan seperti GoogleAdsense dan WordAdsense. GoogleAdsense menggunakan Blogger untuk periklanannya sedangkan WordAds di bawah naungan Wordpress. Saya sudah sempat mengikuti WordAds dan mencicipi hasilnya. Saya ingin menghasilkan uang melalui internet. Salah satu caranya adalah mengunggah artikel dan tulisan-tulisan yang bermanfaat agar blog saya memiliki daya jual.

Jika sahabat saya dengan gamblang berani bercita-cita untuk menyukseskan bisnisnya tiga tahun yang akan datang, maka dengan ini saya menyatakan akan menyukseskan GoogleAdsense dan WordAdsense tiga tahun mendatang dengan omset yang dapat dinikmati perbulan. Omsetnya pun akan berbentuk dolar. Allahumma sholli alaa sayyidina Muhammad, Ya Allah, Itsna ingin sukses mendapatkan uang dari internet melalui periklanan GoogleAdsense dan WordAds pada blog-blog Itsna. Kabulkan ya Allah. Aamiin aamiin ya rabbal alamin.

You Might Also Like

0 komentar