I Love You 3000 - Avengers Endgame

Kamis, Juni 13, 2019

Picture from SAYS

Kemarin, beranda Line-ku dilewati oleh postingan percakapan Tony Stark dengan anaknya, Morgan Stark yang masih lucu-lucunya sebagai anak perempuan. Tepatnya adalah secuil cuplikan film yang membuat Tony jadi kepikiran sampai cerita kepada istrinya mengenai pernyataan anaknya bahwa Morgan mencintainya sebanyak "three thousands". Percakapan ayah dan anak ini terjadi di kamar Morgan ketika Tony mengantar putri kecilnya tidur.

Tony: "I love you, Tons."

Morgan: "I love you 3000"

Tony: "3000.... Thats crazy! Go to bed or I'll sell your toys!"

Tidak disangka bahwa film serial Avengers yang berjudul Endgame ini berakhir sendu sehingga membuat kalimat "I love you 3000" menjadi viral di kalangan penikmat film utamanya adalah penggemar cerita Marvel.

***

Aku menyempatkan diri menonton film Endgame di tengah padatnya jadwal perkuliahan bersama seorang teman. Alhasil, kami pun berhasil menonton Endgame.

Bagaimana kesan ketika menonton film ini? Endgame merupakan film dengan perpaduan yang apik. Ada unsur kekeluargaan, action serta kesedihan. Beberapa tokoh berbahagia di akhir film. Namun, kita harus merelakan juga beberapa tokoh yang berakhir sedih karena pengorbanannya sesuai cerita dalam film. Konflik yang paling kentara dalam film Endgame menurutku adalah konflik kekeluargaan dimana hubungan antar anggota Avengers yang semula teman atau rekan kerja semakin ke sini semakin erat bahkan seperti keluarga. Hal ini aku tangkap dari percakapan Natasha dan Steve Roger ketika memikirkan solusi dari masalah yang sudah dibuat Thanos pada serial film Avengers sebelumnya -Infinity War.

Film ini menampilkan kasih sayang yang kentara pada keluarga Tony Stark yang sudah dikaruniani anak perempuan lucu bernama Morgan Stark. Tony yang sudah beberapa waktu menghilang alias nyasar di luar angkasa setelah bertarung bersama Thanos pada Infinity War berhasil pulang kembali ke bumi berkat bantuan Kapten Marvel. Kekalahan Tony sebagai Iron Man melawan Thanos sebelumnya membuat ia pesimis dan tidak ingin menyelesaikan masalah yang sudah dibuat Thanos. Tony ingin hidup bahagia bersama istri dan anak imutnya. Namun, Tony berubah pikiran sejak Natasha, Steve, dan Scott Lang bertamu di rumahnya guna mengajak Tony untuk mengembangkan proyek menjelajahi masa lalu. Tony turut serta membantu Avengers untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan mengembangkan GPS waktu.

Konflik kekeluargaan pun terjadi ketika mereka menjelajahi masa lalu untuk mengambil batu-batu yang mereka inginkan. Thor terlibat konflik batin ketika mengunjungi masa lalu Asgard ketika ibunya masih hidup. Clint dan Natasha harus bertarung untuk memperebutkan siapa yang harus berkorban demi mendapatkan soul stone. Steve harus bertemu dengan dirinya di masa lalu ketika Loki berhasil menyerang New York, dan Tony yang tidak sengaja bertemu dengan ayahnya, Horward Stark, di masa lalu. Bahkan, Horward sempat bercerita panjang lebar dengan Tony ketika ia sedang menanti kelahiran anaknya dan anak tersebut adalah Tony Stark sendiri. Rupanya, Tony menjelajahi tahun ketika ia dilahirkan.

Rasa-rasanya, masih belum bisa move on dari kalimat "I Love You 3000" setelah menonton film ini. Endgame berhasil mengaduk-aduk emosi penonton, i think.

Ternyata eh ternyata, kalimat tersebut terinspirasi dari anak sang aktor, Robert Downey Jr , sendiri.





You Might Also Like

0 komentar